DPRD Lampung Apresiasi Retribusi Daerah Capai 51,8 Persen, Dorong Digitalisasi Pembayaran

Soal Retribusi, Pemprov Diminta Jangan Berpuas Diri
Agung Budiarto - Jumat, 24 Jul 2026 - 22:50 WIB
Anggota Komisi III DPRD Lampung Diah Dharma Yanti
Anggota Komisi III DPRD Lampung Diah Dharma Yanti - FOTO IST

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

Advertisements

Hal itu terungkap dalam Rapat Evaluasi Retribusi Daerah Semester I 2026 yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung Marindo Kurniawan di Ruang Sakai Sambayan, Rabu (22/7/2026).

Marindo mengatakan secara keseluruhan realisasi pendapatan daerah hingga Juni 2026 telah mencapai 50,66 persen dari target APBD.

"Kalau APBD kita sekitar Rp7 triliun, berarti realisasinya sudah berada di kisaran Rp3,5 triliun. Untuk retribusi daerah sudah mencapai 51,80 persen dari target Rp485 miliar," ujar Marindo.

Ia optimistis target pendapatan daerah, baik yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana transfer, maupun sumber pendapatan lainnya dapat tercapai, bahkan berpeluang melampaui target hingga akhir tahun.

Advertisements

Dalam evaluasi tersebut, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) tercatat telah melampaui target retribusi meski tahun anggaran baru memasuki semester pertama.

Berdasarkan persentase capaian, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menjadi OPD dengan realisasi tertinggi mencapai 300,02 persen. Posisi berikutnya ditempati Dinas Perkebunan sebesar 214,61 persen, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) 177,51 persen, Dinas Kehutanan 167,90 persen, serta Biro Umum 138,65 persen.

Sementara dari sisi nominal penerimaan, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi mencapai Rp10,99 miliar atau 62,26 persen dari target.

Di sisi lain, masih terdapat sejumlah OPD yang realisasinya relatif rendah. Di antaranya Dinas Perhubungan yang baru mencapai 5,32 persen, Dinas Koperasi dan UKM 9,93 persen, Dinas Kesehatan 16,50 persen, serta Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura sebesar 22,19 persen.

Advertisements

Marindo menjelaskan perbedaan capaian tersebut dipengaruhi karakteristik masing-masing sumber penerimaan. Menurutnya, terdapat OPD yang pendapatannya terkonsentrasi pada awal tahun, sementara sebagian lainnya baru terealisasi pada triwulan III atau IV.

"Semua memiliki komitmen yang sama. Ada yang memang penerimaannya besar di awal tahun, ada juga yang baru masuk pada akhir tahun. Kami optimistis target tetap bisa dicapai," katanya.

Menghadapi Semester II, Marindo meminta seluruh OPD terus menggali potensi pendapatan baru melalui berbagai inovasi, terutama dari optimalisasi pemanfaatan aset daerah.

Ia juga menegaskan Pemprov Lampung terus mempercepat digitalisasi pengelolaan pendapatan daerah agar pelayanan kepada masyarakat semakin mudah, cepat, dan terintegrasi.

Share:
Editor: Agung Budiarto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements