Laporan terbaru berasal dari Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi. Sebanyak 80 kepala keluarga atau 215 jiwa mengalami kesulitan memperoleh air bersih setelah sumur warga mengering.
"Sebanyak 80 kepala keluarga atau 215 jiwa di Way Laga telah menerima bantuan air bersih dari BPBD Kota Bandar Lampung akibat kekeringan," kata Idham.
Ia mengatakan BPBD terus memantau wilayah yang berpotensi mengalami krisis air bersih. Apabila menerima laporan dari masyarakat maupun pemerintah setempat, bantuan akan segera disalurkan.
"Kami terus memantau wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan dan akan segera menyalurkan bantuan air bersih apabila terdapat laporan dari masyarakat maupun pemerintah setempat," ujarnya.
Menurut Idham, bantuan air bersih diberikan agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah menurunnya pasokan air akibat musim kemarau.
