Ia menegaskan tidak ada kebijakan untuk merumahkan pegawai maupun mengurangi hak-hak mereka sebagai dampak penyesuaian anggaran.
"Tidak ada yang dirumahkan dan tidak ada pemotongan gaji. Saya ingin mengedepankan yang sudah ada, terutama guru dan tenaga kesehatan," tegasnya.
Mirza menjelaskan, penyesuaian anggaran yang dilakukan Pemprov Lampung tidak menyasar penghasilan pegawai. Efisiensi dilakukan pada sejumlah belanja operasional yang dinilai belum menjadi prioritas.
"Kebetulan kemarin belanja pegawai secara portofolio berkurang, tetapi tidak mengurangi gaji," katanya.
Ia menambahkan, penghematan difokuskan pada belanja penunjang, seperti pengadaan peralatan kantor, biaya percetakan, hingga kegiatan yang bersifat seremonial.
"Yang dikurangi itu seperti peralatan kantor, percetakan, dan acara-acara seremonial. Itu sudah tidak ada lagi," pungkasnya.
