"Jadi nanti dua bulan B40-nya habis, dua bulan transisi, semuanya sudah pakai B50," sambungnya.
Ketua Umum Partai Golkar ini juga mengungkapkan adanya surplus dana yang dikelola Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dalam tiga bulan terakhir.
Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi harga bahan bakar berbasis fosil (B0) yang lebih tinggi sehingga dana insentif biodiesel tidak terserap secara maksimal.
Ia menilai kondisi tersebut menjadi momentum bagi pemerintah untuk memastikan kebijakan energi tetap berpihak kepada masyarakat, khususnya petani dan nelayan.
"Tadi saya bilang kepada Bapak Presiden, kita ini sangat sayang kepada petani dan nelayan. Jangan kita membuat petani dan nelayan itu harganya mahal," jelasnya. (disway/c1/yud)
