Pendapatan APBD Perubahan 2026 Lampung Turun Rp19,6 Miliar, APBD 2027 Ditarget Rp7,229 Triliun

Penerimaan Menyusut, Target Pendapatan Dipangkas
Prima Imansyah Permana - Kamis, 30 Jul 2026 - 20:44 WIB
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 dan Rancangan KUA-PPAS 2027 dalam rapat paripurna DPRD Lampung, Kamis (30/7).
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 dan Rancangan KUA-PPAS 2027 dalam rapat paripurna DPRD Lampung, Kamis (30/7). - FOTO IST

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

Advertisements

Meski pendapatan menurun, Pemprov Lampung justru meningkatkan alokasi belanja daerah sebesar Rp74,655 miliar. Nilai belanja naik dari Rp7,916 triliun menjadi Rp7,991 triliun.

 

Menurut Mirza, tambahan belanja tersebut didukung pemanfaatan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 sekitar Rp94 miliar yang sebagian besar berasal dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

 

Advertisements

Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk menjaga keberlanjutan pelayanan publik, mendukung program prioritas, serta memastikan program yang berdampak langsung kepada masyarakat tetap berjalan.

 

Pada sisi pembiayaan, penerimaan berasal dari SiLPA Tahun Anggaran 2025 sebesar sekitar Rp94 miliar, sedangkan pengeluaran pembiayaan dialokasikan sebesar Rp100 miliar untuk pembayaran pokok utang sesuai perjanjian pinjaman.

 

Advertisements

Selain perubahan postur APBD, Pemprov Lampung juga melakukan penyesuaian sejumlah indikator pembangunan. Target Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dipatok pada kisaran 74,00–74,40, tingkat kemiskinan 8,90–9,65 persen, rasio gini 0,274–0,286, serta tingkat kemantapan jalan 83,55–85,70 persen.

 

Meski demikian, Mirza menegaskan penyesuaian tersebut bukan berarti pemerintah menurunkan target pembangunan.

 

Share:
Editor: Agung Budiarto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements