Sekprov Marindo Pantau Progres Sekolah Rakyat di Kora Baru, Atensi Beroperasi Juni 2026

Agung Budiarto - Kamis, 30 Apr 2026 - 15:22 WIB
Sekda Lampung Marindo Kurniawan meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Baru yang ditargetkan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru 2026/2027.
Sekda Lampung Marindo Kurniawan meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Baru yang ditargetkan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru 2026/2027. - ADPIM

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

LAMPUNG SELATAN – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Lampung di kawasan Kota Baru, Lampung Selatan, Rabu (29/4/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Lampung terhadap percepatan proyek pendidikan tersebut.

Sekolah Rakyat ini ditargetkan mulai beroperasi pada Juni 2026, bertepatan dengan Tahun Ajaran 2026/2027.

Marindo menegaskan, pemerintah provinsi berkomitmen memastikan seluruh fasilitas pendukung telah siap saat pembangunan rampung.

Advertisements

“Kami memastikan pada saat penyelesaian nanti, fasilitas pendukung seperti akses jalan, penerangan, dan infrastruktur lainnya sudah siap digunakan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, lokasi sekolah dipilih di kawasan Kota Baru karena dirancang sebagai pusat pengembangan pendidikan di Lampung.

Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 38 persen dan ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026.

“Pada minggu ketiga Juni diharapkan progres sudah 100 persen, sehingga sekolah ini bisa segera dioperasionalkan,” kata Marindo.

Advertisements

Sekolah Rakyat tersebut merupakan bagian dari program pembangunan 104 sekolah permanen di berbagai daerah, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Provinsi Lampung menyiapkan lahan, sementara proses pembangunan fisik dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan dukungan anggaran dari APBN.

Sekolah ini berdiri di atas lahan seluas 9,5 hektare dan dirancang mampu menampung hingga 1.080 siswa dalam 36 ruang kelas, dengan kapasitas masing-masing 30 siswa.

Jenjang pendidikan yang disediakan mencakup tingkat SD, SMP, hingga SMA. Selain ruang kelas, fasilitas yang dibangun juga meliputi gedung serbaguna, asrama, serta sarana olahraga. (Adpim)

Share:
Editor: Agung Budiarto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Yamaha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements